Dihari hari dalam laku jalan meniti kita dibumi. Kadang kita bertanya apakah sahabat yang baik itu. Terkadang kita terbingung melihat sosok teman yang baik.
Terkadang dari keberadaannya persahabatan adanya masih begitu dengan kelompok. Aku kadang tidak mengerti kadang sesuatu kurangnya orang jadi penghias ditengahnya. Maka dari itu aka hanya memandang dengan acuh. Karena kadang lupa menata tatanan dimana ada hal yang ingin dihormati tiap orang.
Bagiku sahabat adalah adanya kesederhanaan. Dimana suatu kekurangan jadi tempat mengeratkan hubungan. Tapi kenapa! Masih ada saja orang mengharap dari sahabat adanya selalu yang terbaik dan mengisi. Begitu, bukan bagiku tapi mampu datang saat perlu diberi sandah ataupun perlu moril.
Manusia nyatakan tidak akan ada yang sempurna. Maka jelas dengan kesederhanaan jadikan hal yang diwujudkan seakan jadi sempurna. Kita dasarnya adalah diri dan egois, maka jadikanlah ini batasan agar kita mengerti bahwa semua ada hati.
Bila dirumahmu jendela terbuat dari kaca, janganlah engkau melemparkan batu kearah rumah orang. Seperti jika engkau punya rasa ,maka janganlah kau bermain dengan canda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar