Mungkin terkadang kita berat menuruti apa itu kata hati. Tetapi janganlah kau tolak apa kata hati. Jadikan adanya dorongan agar menjadikan kegelisahaan pada diri.
Biasakan dengan kelakuan baik, pasti kamu akan was was kok kubegini ya. Dari hal inilah ketakutan itu jadi kebaikan. Misalkan kamu dorong dirimu mempelajari Al Qur'an dan Hadist maka pelan pelan inilah dorongan. Dimana inipun cara yang kulakukan menguraikan tulisan agar aku tetap ingat dan terus jadi kegelisahaan.
Bagiku hidup yang bahagia adalah hidup yang selalu ada kegelisahaan buat kebaikan dan ketakutan menjadi nilai keburukan orang. Didasarkan pada adanya ilmu maka kita akan bertanya dari mana dan buat apa. Diujarnya kita tengok inilah nilai daripada garis kehidupan.
Ketika kita mencari kata keabadian hakiki itulah mencari cahaya hati. Dimana orang yang hanya memikirkan dunia, tidak akan menjadi pengikut orang yang diberi hidayah.
Adapun ada lima hal yang akan menjadikan dirimu bebas dari keburukan, yaitu:
1. Seorang sahabat.
Dimana inilah kata yang menjadikan batasan kita sebagai egois. Dimana kita butuh engkaupun butuh.
2. Berlatih pada tindakan benar.
Dimana semua yang kau lakukan memahami dari niatan itu sendiri. Jangan hanya melakukan hal yang dikiranya merugikan diri atau orang lain. Ini bisa saja dari segi jasmani maupun rohani.
3. Perlu bimbingan atau guru yang menasihati.
Untuk memacu pada kegelisahan agar ada ketakutan kita tentu saja banyak meminta adanya bimbingan.
4. Harus sungguh sungguh dalam niatan baik.
Dimana jangan hanya karena malu ataupun dipacu sesuatu hal.
5. Kita harus tanamkan kebijaksanaan untuk merenung.
Dimana disini kita ketahui ada sebab dan akibat. Contohnya, ada orang yang mau balas dendam dan itu adanya dari kerinduan akan nikmatan indera indera dalam pemikiran.
Menanamkan kebaikan akan menjadikan desiran rintih kegelisahan menuju ketakutan yang mendorong perbaikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar