Berbicara sudah adanya sebagai alat komunikasi. Tak kala kita harus bicara pada hal yang perlu dan dimana kau letakkan diam.
Tanpa bicara tentu apa dari pada kita tidak akan dimengerti. Tapi perlu diingat lidah itu apakah?
Lidah sebagai suatu nikmat dari yang Kuasa dan lidah dibuat agar menjadikan untuk menyebut nama-Nya dan adanya untuk mengingatkan dan bicara pada kebaikan.
Coba ketika kamu melihat dari adanya keburukan orang maka kita wajib bicara dan diam ketika semua telah dikatakan. Kita boleh keras asalkan tanpa menjadikan emosi dan benar adanya. Dan ketika dia tetap ngotot atau tak mengerti cukuplah kau diam.
Disini keutungan adanya diam disuatu perselisihan, yaitu:
1. Menjadikan keadaan agar stabil.
2. Menjadikan pemikiran yang tajam dari pada ketenangan.
3. Menjadikan nilai hormat atau menjaga wibawa.
4. Menjadikan pikir dari lawan kenapa kita bisa diam dan tenang.
5. Mengatur siasat daripada gagas gagas yang baik.
Diam adanya saat semua telah tidak ada makna dan manfaat suatu kebaikan. Dan bicara ketika ada untuk silaturahmi dan meluruskan sesuatu pada kebaikan dan kebenaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar