Kita kadang terpaut adanya suatu hal tanpa dipikir panjang. Kitapun lupa dari keberadaan dimana kita harus memilih. Disini kadang kita jadi gancil atau terpaut ego yang selalu ingin.
Kesabaran memang bentuk untuk mewujudkan adanya juang. Dimana kehidupan ini memang suatu realita yang perlu dipecahkan suatu kaidahnya. Dari mana hal ini akan menguatkan iman dan tagwa kita kepada Allah SWT.
Makna makna yang didapatkan dalam suatu kesabaran adalah nilai yang luar biasa. Ini akan jadi wadah yang mampu hembuskan kita pada nilai syukur.
Adapun dari ini inilah bentuk sabar pada keseharian yang bisa diterapkan, yaitu:
1. Sabar dalam menjalani waktu.
Tuhan itu maha adil, dia tidak akan begitu saja jadikan kesabaran kita sia sia. Disini kadang orang lupa pada keberadaan waktu. Kadang banyak yang berputus asa karena hal ini. Lihat kata bosan atau jenuh, serasa mengeluh pada waktu keadaan. Bukan jadikan baik keadaan malah akan jadikan suatu kebimbangan.
2. Sabar dalam menggapai juang.
Suatu cita cita semua ada tahapan dan prosesnya. Perjuangan tanpa kesabaran kadang jadi pemupus suatu semangat. Adapun upaya kita memang sering gagal ataupun buruk, tapi lihat kita dapatkan. Entah dari segi perwatakan kedewasaan ataupun mampu jadikan kita orang yang mampu sederhana.
3. Sabar dalam suatu pemikiran atau untuk belajar.
Dalam adanya pemikiran kita tentunya akan selalu jadi orang yang lebih baik. Dimana adanya sabar dalam berpikir mampu lajurkan pada kejelian. Diadanya jadikan penguat, kuharus bagaimana dan kemana belajar. Hal ini sering terjadi pada suatu kegiatan belajar. Bilang malas atau lagi tidak ada kemauan? Begini saja tentunya akan bawakan kita pada pada kebodohan dan manja.
4. Sabar dalam suatu masalah dengan orang lain.
Sabar ini akan bawa diri pada pemikiran yang tajam dan diam ketika mulai rumit ataupun gelisah. Karena lingkungan an kadang jadi ajang interaksi. Bila tidak ada kesabaran jadikan hilangnya suatu titik temu masalah itu sendiri.
6. Sabar dalam tiap musibah.
Inilah cahaya yang memang hidup itu, ada suatu jajaran sendi kematangan. Seperti kita ketahui berpikir seperti ini akan dapatkan hal hal yang selalu baik.
7. Sabar ketika difitnah ataupun disalahkan.
Nilainya luar biasa kadang jadikan penilain beda dan sesal orang lain. Seakan jadi kekuatan yang datang dari hati, dan kitapun akan mudah memaafkan orang.
Disinipun nilai daripada sabar adalah setengah dari pada iman. Maka ini uraian tentang nilai kesabaran menurut Al Qur'an dan Hadist riwayat yaitu:
1. Merupakan Ujian dari Allah kepada umat manusia.
Seperti dalam Surat Al-Baqarah (2: 177):
"...dan orang orang yang disabarkan dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan.
Mareka itulah orang orang yang benar imannya dan mereka itulah orang orang yang bertagwa."
Dan dari Hadist Riwayat Bukhari, Rasullah berkata:
"Sesungguhnya Allah berfirman ; Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian dia bersabar, maka Ku gantikan surga".
Jelas dari hal ini kita dapatkan adanya nilai nilai daripada suatu nilai Iman dan Tagwa . Disinipun jadi nilai ibadah yang luar biasa, karena:
a. Kesabaran merupakan sifat sifat para rasullah.
b. Kesabaran jadi nilai tulus dan iklas.
c. Kesabaran dekat dengan kedamaian.
d. Kesabaran jadi perekat silaturahmi.
2. Maka kesabaran telah diwajibkan kepada kita dalam menjalankan perintah Allah.
Seperti dalam Al Qur'an Surat Al-Baqarah(2:153):
"Hai orang orang yang beriman mintalah pertolongan pada Allah dengan sabar dan sholat, sesungguhnya Allah beserta orang orang yang sabar."
Dimana dijelaskan kita diserukan agar selalu sabar dalam meminta pertolongannya. Dan dimana nilai dari teguran agar kita sabar dan selalu ingat akan adanya dengan ibadah sholat.
3. Kesabaran adalah nilai keimanan.
Dimana dalam Al Qur'an Surat Al Imran (3:146):
"Dan bersabarlah kamu karena sesungguhnya Allah itu beserta orang orang yang sabar".
Disurat ini terangkum jelas bahwa sabar kita akan selalu dapatkan ridho dan rahmat dari pada-Nya. Dimana inilah wujud kasih dari-Nya atas orang orang yang bersabar.
4. Sabar adalah ciri orang yang kuat.
Dari Abu Hurairah ra ,bahwa Rasullah Saw, berkata:
"Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah".
Sabar dalam emosi adalah mendapatkan nilai daripada:
a. Menjadikan ketenangan suasana.
b. Menjadikan nilai hormat.
c. Mampu melerai suatu perkara ataupun masalah.
d. Mampu tajamkan nilai pikir dan mampu jadi strategi.
5. Larangan isti'jal atau tergesa gesa.
Seperti dalam Al Qur'an Surat Al-Ahqaf ayat 35:
"Maka bersabarlah kamu seperti orang orang yang mempunyai keteguhan hati dan rasul rasul dan janganlah kamu meminta disegerakan(adzab) bagi mereka".
Usaha memang butuh juang dan dimana memang inilah kunci kita apakah ikuti hawa nafsu ataukah memang jadi nilai ketulusan dan keiklasan?
Maka dari ini kita akan dapatkan keutungan yang luar biasa dari-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar