Bocah dalam lakunya banyak meniru hidup atau tingkah laku dari yang lain. Kadang menghabiskan masanya dalam bermain. Itu adalah wajar tetapi peran orang tua sangat perlu. Dalam kasus ini bagaimana cara membimbing bocah itu.
Ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Dalam pola bicara kepadanya.
Disini perlu kita ingat mereka masih polos jadi kita juga yang harus membantu mengarahkan. Jangan kita bicara kepada kakak kita lalu tetap panggil kakak tetapi paman, itu misal. Disini tentang tata krama bicara antara kebanyak hal. Dan sering ajarkan untuk suka salam sapa.
2. Dalam bermain.
Tentu saja kita harus sejajarkan seusia mereka jangan biarkan bermain dengan orang dewasa. Karena dari sini akan muncul masal penyeimbangan karakter.
3. Didalam lingkungan sekolah.
Kita yang mengarahkan dalam pendidikan tetapi dalam kasus itu anaklah yang menentukkan. Tetapi lihat segi kemampuan anak dan lingkungan pendidikan itu benar atau tidak.
4. Memberikan aturan-aturan kecil dengan lembut.
Disini pastinya ajarkan kebiasan baik seperti berdoa, bangun pagi, mandi dan byk hal lainnya. Dan lakukan itu pelan tanpa memberi pukulan. Bila alahkah baiknya berikan sindiran biar peka dalam merasakan apa itu norma dan ucap yang miring dan menjulang.
5. Ajarkan untuk mengalah dan memafkan.
Inilah banyak hal yang sering jadi masalah dalam kasus kerukunan bertetangga. Kadang ribut antar anak2 orang tua malah yang jadi ribut. Jangan seperti itu usahakan berikan arti kata teman. Dan jangan dibela baik benar atau salah tetapi ajarkan meminta atau memberi maaf.
6. Jangan dimanja dan latih kemandirian.
Ini mengapa perlu keseringan diberi mudah dia akan malas. Pola pikirnya akan manja jadi berikan sedikit sedikit sendiri dalam mengatasi masalahnya. Dan dari orang tua memberikan bimbingan.
7. Jangan biarkan suka menangis dan latih keberanian.
Bila anak menangis wajar tetapi kalau terlalu lama itu membuat pola pikirnya menurun. Dan itupun akan memacu sakit. Jadi carikan solusi dengan benar misal diberi hukuman atau bentakan yang pelan. Dalam hal ini sindiran lebih indah diperankan.
8. Ajarkan untuk berbagi.
Ini jelas kita sering ajarkan berbagi atau sodakoh dari hal kecil. Misal berbagi antar teman sebaya.
9. Sering sering ajak dialam dan menjaganya.
Dalam kasus ini dari cara membuang sampah ataupun menjaga lingkungan.
10. Ajarkan berhemat atau menabung.
Hal ini gamblang beri dia motivasi buat apa hemat.
11. Berikan hal yang bisa memilah dan memacu cita cita.
Inilah tugas berat orang tua melihat kemampuan dan kemauan anak. Hal ini bisa dipacu lewat berbagai permainan, film anak ataupun musik anak anak.
Bocah adalah harapan dan nilai kelak jadi bimbinganlah jadi kuncinya

1 komentar:
Diatas kaca yang tipis dan bening ku melangkah...
Menjejaki adanya siang dan malam kutetap meniti...
Merangkul bulan untuk temani kerinduan...
Mengadah matahari untuk menyongsong hari menuju harapan...
Dimana ada panas dan hujan jadi nilai usaha...
Kupun bertahan demi kesabaran...
Seperti kaca ini memantulkan semua bias cahaya...
Dikaca ini juga rapuh dan juga licinnya...
Kelembutan dan kesabaran jadi arahan berguna...
Maka saat cinta ditanya. Maka saat bulan purnama. Dibuai dalam gemercik tetes tetes air mata. Hamparan pasirpun menari diatas lembaranNya.
Posting Komentar