Link

Powered By Blogger

Bab 2 Mengenal Tentang Jati Diri

Apakah Jati diri itu hal inilah yang selalu jadi tanya mungkin bagi kita semua. Kadang kita hanya mengikuti daripada hal yang bukan kita. Karena kurangnya mengenal daripada jati diri itu.


Pada kenyataan kita adalah seorang insan manusia yang tidak luput dari pada dosa. Kadang kita bertanya mau kemana?
Disini jelas kadang kita bimbang dan ragu karena kadang terhalang pada pikiran.


Maka membangun percaya diri itu penting karena memang dari itulah kita akan dapatkan keberanian. Lalu bagaimana menumbuhkan percaya diri itu. Ada beberapa cara yang bisa diterapkan:

1. Melakukan hal sesuai dengan kemampuan logika.

Ini adalah seperti keberadaan mengenal perhitungan pasti. Coba kita contohkan, ketika engkau melihat suatu sungai dan kamu memakai sepatu, pasti kadang mau melompat saja dimana disitu pasti kamu bisa seakan ukur mampu atau tidak.

2. Selalu menanyakan dari apa kurang kita.

Inilah belajar dimana menelusuri apa yang masih kurang dari diri. Seperti keberadaan dimana kita belajar menempatkan diri disuatu perkara.

3. Mendorong agar kita dapat motivasi.

Dari inilah kita dapat semangat ataupun gairah agar lebih berani.

Karena kita dapatkan dorongan yang kadang jadi paksa. Mari kita contohkan, misalkan waktu kita sekolah kita kadang jenuh untuk apa. Tapi gagaskan pada keberadaan agar mampu jadi kebanggaan orangtua.

4. Terus latih dengan menguatkan harapan.

Dimana disini kita taruh misi melalu visi. Yaitu bergerak pada hal yang diperbaiki dalam jangka pendek dan terus sampai terlatih hingga jangka panjang.

5. Kita renungkan dengan lingkungan.

Disini tentunya seperti melihat makluk lain bisa kenapa kita tidak. Ini bukan iri ataupun mau menyaingi, tapi agar memacu. Coba kau tengok burung pipit yang kecil. Dia kecil dan begitu biasa. Tapi kadang dia terlihat bahagia dengan adanya kota. Diapun mampu bertahan kenapa kita tidak, nah seperti itulah gambarannya.


Didalam diri ini sebenarnya banyak hal yang kita bisa tapi takut menjadikannya. Mungkin karena malu ataupun karena takut gagal. Inilah yang harus dibuang dan pacu diri agar mampu jadi jati diri.

Lihat kadang kita dalam segi apapun kalau hanya mengikuti kata dari luar(bukan dari kehendak hati sendiri) kadang keadaan jadi menggerutu atau ibaratnya tidak iklas. Pasti hasilnya juga sangat buruk, tetapi jika dari hati sendiri seperti ada kebanggaan.

Jati diri adalah nilai dalam diri yang bisa menghantarkan kita pada sosok yang mampu menjadikan suatu wujud yang bisa dibahagiakan di dunia maupun akhirat. Karena inilah kita yang menentukan akan jalan menuju kemana. Karena apa yang dari luar(bukan diri) adalah suatu warna yang kadang jadi penggoda atau penghalang tapi juga bisa jadi penuntun bila mau menyelaraskan. Karena hitam dan putih yang ada saat inilah nilai ujian dari Kuasa agar kita mampu mengkaji dan memilah agar menuju yang lebih baik.

Tidak ada komentar: