Link

Powered By Blogger

Sub. Bagian 3 Mengenal Roh Kita

Pada hakikatnya roh kita adalah nilai daripada sukma keberadaan yang tidak mampu kita pandang mata. Tetapi kita mampu ketahui keberadaannya lewat kata hati. Dimana hati kecil atau kholbu itulah roh. Dimana semua terhubung dengan garis Tuhan.

Roh kita adalah cahaya atau keterangan pada diri kita. Coba kita tengok dari Al Qur'an Surat Al Isra(surat 85 ayat 17):

"Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".

Dalam Al Qur'an Surat Shaad(surat 38 ayat 71 dan 72):
71. (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat; "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah".
72. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadikan dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya.

Mungkin kita akan dapatkan bisikan hati dimana itulah naluri. Dimana naluri ini perlu kita jaga atau kita munculkan agar mampu menepang ketajaman kita. Coba kau tengok waktu kita bayi, bagaimana?

Kita pasti tidak ingat ataupun melihat padahal kita punya otak. Kitapun mulai jalan dan mulai bicara, sungguh semua kebesaran Tuhan. Dimana itulah nilai cerdas dalam diri kita yang sesungguhnya nikmat luar biasa dari Allah SWT.

Lalu jelas diterangkan dalam Al Qur'an Al Muminuun ayat 15

Dimana roh kita benar telah diturunkan 40 hari dikandungan. Disini kita alamiah dan telah diberi takdir oleh Allah SWT untuk mempunyai naluri berkembang.

Seakan roh memang nilai seperti nyala api, bagaimana mau jadikan penerang atau akan samar dalam memandang. Itu semua bisa kita peroleh dengan merenung atau mengkaji dari pada tingkah laku kita. Agar menjadikan lajur penuh kebenaran dan kebaikan. Dari sinilah kita bisa belajar arti bentuk adanya kita sesungguhnya.

Karena kelak roh inilah yang akan selalu ada. Dimana hal inilah kesaksian kita pada hari akhir.

Tidak ada komentar: